image

Oh my… Cek cok lagi.. Ga cocok lagi.. Gini nih kalo uda lama ga ketemu (LDR), sibuk dengan urusan masing-masing, menyimpan kelelahan dihati dan pikiran masing-masing, dan yang memperparah adalah mengharapkan pasangan tau semua yang kita rasain. Bumerang banget tuh. Pasangan yang uda menahun bersama kita, kita anggap dia mengerti segala-gala yang kita butuhkan. Padahal, isi kepala dan hati setiap orang itu sama. Loh! iya sama anatominya, tapi maksudnya pikiran dan perasaannya yang berbeda. Sama sekali ga boleh, larangan nomor satu bagi setiap orang adalah merasa paling tau dan mengerti isi pikiran dan perasaan orang lain. Kalau uda begitu, biasanya kita akan mengharapkan orang lain (dalam hal ini pasangan) juga bisa memahami perasaan dan bisa memenuhi kebutuhan kita. Disitulah pentingnya komunikasi. Komunikasi tujuan utamanya adalah menyampaikan isi pikiran dan perasaan kepada orang lain supaya orang itu mengerti apa maksud kita. Ingat! Pasangan kita bukan dukun loh yang bisa tau isi pikiran kita tanpa kita sampaikan. Komunikasi ga mesti lewat obrolan langsung. Kalau situasi lagi panas, biasanya saat menyampaikan ataupun mendengarkan, sering terbawa perasaan dan emosi yang meluap-luap. Kita bisa kok menyampaikannya lewat surat. Bahkan bagi suami istri yang tinggal serumah juga bisa memakai media ini. Selipkan di tas kerja suami, atau dibawah bantal untuk istri, pasti lebih tenang saat membacanya. Untuk yang LDR, beda loh rasanya membaca atau menulis surat yang dikirim lewat pos dengan surat maya lewat media sosial, selembar kertas berisi tulisan tangan orang yang kita cintai, sungguh bisa melunakkan hati yang sedang panas.
Cobain yuk.. Ambil selembar kertas dan pena, lebih yahud lagi sisipkan selembar foto kenangan berdua.. Mudah-mudahan, masalahnya bisa cleaar.. Jangan sampai dipendam-pendam dalam hati. Diam itu emas? Ah kalo diam menyimpan masalah sih nanti malah gondokan jadinya. Hehe